Sabtu, 26 Maret 2011

Jenis Jenis Capasitor Non Polar

Jenis jenis capasitor diantaranya capasitor bipolar dan non polar, walaupun sama-sama untuk menyimpan muatan listrik, tapi banyak perbedaan diantara dua macam capasitor ini, baik dari bahan yang digunakan untuk membuat capasitor tersebut maupun dalam kegunaannya.

Mengenai capasitor bipolar sudah saya bahas dalam tulisan seminggu yang lalu, kalau belum menyimak bisa membacanya dulu pada artikel Penjelasan Tentang Kapasitor Bipolar.

Setelah memahami tentang capasitor bipolar, sekarang akan kita teruskan membahas tentang capasitor non polar. Capasitor non polar ada beberapa macam yaitu:

1. Capasitor Ceramic
ceramic capasitor
Mengapa disebut capasitor ceramic, karena bahan dasar yang digunakan sebagai media penyimpan arus adalah terbuat dari keramik. Jadi lempengan keramik diletakkan diantara dua pin kaki capasitor tersebut sedemikian rupa sehingga dapat menyimpan arus listrik.

2. Capasitor Mylar
mylar capasitor
Sedangkan bahan penyekat yang digunakan pada capasitor mylar terbuat dari plastik, tepatnya plastik digulung diantara kedua lempengan kaki capasitor tersebut. Jumlah gulungan yang dipakai akan mempengaruhi besar-kecilnya nilai kapasitasnya.

3. Capasitor Variable
variable capasitor condensator
Capasitor variable sebenarnya juga termasuk dalam jenis capasitor mylar, yang membedakan adalah besar-kesilnya nilai capasitas dapat dirubah dengan memutar/menggeser pin capasitor tersebut. Jadi capasitor variable memiliki tiga kaki atau lebih. Capasitor variable biasanya digunakan pada pesawat radio sebagai pengatur frekuensi (tuner).

ROBOTIK CONTEST 2011

Pengertian Robot

Robot berasal dari kata “robota” yang dalam bahasa Ceko yang berarti budak, pekerja atau kuli. Pertama kali kata “robota” diperkenalkan oleh Karel Capek dalam sebuah pentas sandiwara pada tahun 1921 yang berjudul RUR (Rossum’s Universal Robot). Pentas ini mengisahkan mesin yang menyerupai manusia yang dapat bekerja tanpa lelah yang kemudian memberontak dan menguasai manusia(Gambar 1). Istilah “robot” ini kemudian mulai terkenal dan digunakan untuk menggantikan istilah yang dikenal saat itu, yaitu automaton.


Gambar 1 Rossum’s Universal Robot
image
Saat ini hampir tidak ada orang yang tidak mengenal robot, namun pengertian robot tidaklah dipahami secara sama oleh setiap orang. Sebagian membayangkan robot adalah suatu mesin tiruan manusia (humanoid), meski demikian humanoid bukanlah satu-satunya jenis robot.
Untuk memahami pengertian robot kita coba untuk menelusuri pengertian robot dari beberapa sumber. Pada kamus Webster pengertian robot adalah
“An automatic device that performs function ordinarily ascribed to human beings”
Dari kamus Oxford diperoleh pengertian robot adalah
A machine capable of carrying out a complex series of actions automatically, especially one programmed by a computer.
Pengertian dari Webster mengacu pada pemahaman banyak orang bahwa robot melakukan tugas manusia, sedangkan pengertian dari Oxford lebih umum.
Beberapa organisasi di bidang robot membuat definisi tersendiri. Robot Institute of America memberikan definisi robot sebagai:
“A reprogammable multifunctional manipulator designed to move materials, parts, tools or other specialized devices through variable programmed motions for the performance of a variety of tasks”.
International Standard Organization (ISO 8373) mendefinisikan robot sebagai:
“An automatically controlled, reprogrammable, multipurpose, manipulator programmable in three or more axes, which may be either fixed in place or mobile for use in industrial automation applications”.
Dari beberapa definisi di atas, kata kunci yang ada yang dapat menerangkan pengertian robot adalah:
  1. dapat memperoleh informasi dari lingkungan (melalui sensor)
  2. dapat diprogram,
  3. dapat melaksanakan beberapa tugas yang berbeda
  4. bekerja secara otomatis
  5. cerdas (intelligent)
  6. digunakan di industri
image
Gambar 2 Robot industri
Saat ini pemahaman bahwa robot digunakan hanya di industri sudah tidak sesuai lagi. Perkembangan teknologi mobile robot memungkinkan robot digunakan secara luas, hingga merambah bidang pertahanan, eksplorasi tempat berbahaya, bahkan hiburan. Contoh robot yang cukup dikenal adalah Asimo, humanoid buatan Honda yang dapat berjalan, berlari dan menaiki tangga, serta AIBO, animoid berbentuk anjing.
image
Gambar 3 Robot Asimo buatan Honda

Anatomi Robot

image
1) sensor 2)aktuator 3)catu daya 4)kontroler 5)sistem komunikasi 6)sistem pemindah 7)manipulator/end effector 8)rangka
Gambar 4 Anatomi suatu mobile robot
Gambar 4 menunjukkan komponen mobile robot yang mewakili anatomi suatu robot pada umumnya. Sebetulnya anatomi robot yang mirip dengan manusia dari segi fungsinya. Ekivalensi komponen robot dengan anggota tubuh manusia apat dilihat pada Tabel 1 Ekivalensi komponen robot dengan anggota tubuh manusia.
Tabel 1 Ekivalensi komponen robot dengan anggota tubuh manusia
Robot Manusia
Sensor Panca indra
Aktuator Otot
Catu daya Sistem pencernaan
Sistem komunikasi Mulut dan telinga
Sistem pemindah Kaki
Manipulator/end effector Lengan/tangan
Rangka Tulang
Kontroler Otak
Program Pikiran
Sensor adalah peranti untuk menerima suatu besaran/sinyal fisik yang kemudian meneruskannya ke kontroler. Terdapat dua jenis sensor pada robot, yaitu sensor internal yang menerima informasi dari bagian robot dan sensor eksternal yang menerima informasi dari lingkungan di luar robot. Contoh dari sensor internal adalah sensor kecepatan atau torsi motor, sedangkan contoh sensor eksternal adalah sensor cahaya, temperatur, suara, tekanan, vision, dan sensor-sensor lainnya.
Aktuator adalah peranti yang menghasilkan gerakan pada robot. Motor listrik, pneumatika, dan hidrolika adalah contoh dari aktuator. Selain output gerakan, pada suatu robot sering kali diperlukan output dalam bentuk lain, misalnya display untuk menampilkan keadaan sensor ataupun aktuator. Display dapat berupa LED, seven segment, ataupun LCD.
Robot memerlukan catu daya sebagai sumber tegangan untuk seluruh rangkaian elektronik yang terdapat di dalamnya. Catu daya dapat berupa batere, aki, listrik AC (via adaptor), dan sel surya.
Kontroler adalah peranti yang berfungsi untuk mengolah informasi yang diberikan sensor dan kemudian memberikan perintah kepada aktuator untuk melakukan hal tertentu. Misalnya pada suatu robot pencari cahaya, maka jika terdapat cahaya sensor akan memberikan informasi kepada kontroler yang kemudian akan memerintahkan kepada aktuator untuk bergerak mendekati arah cahaya. Kebanyakan kontroler yang digunakan pada robot adalah peranti digital yang dapat diprogram (atau secara umum disebut komputer) karena alasan fleksibilitas. Banyak peranti yang dapat dijadikan kontroler robot, seperti PC, mikrokontroler, PLC serta kontroler digital lainnya (misal FPGA), namun yang paling banyak dipakai (terutama untuk mobile robot) adalah mikrokontroler.
Selain bekerja secara mandiri, suatu robot sering kali dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan manusia, suatu pusat kendali ataupun robot lainnya. Komunikasi dapat dilakukan melalui kabel, biasanya menggunakan komunikasi serial (RS232/485), ataupun tanpa kabel (wireless). Komunikasi tanpa kabel dapat memanfaatkan gelombang radio, transmisi inframerah atau yang terbaru menggunakan teknologi blue tooth.
Dalam melaksanakan tugasnya robot sering kali perlu untuk berpindah tempat. Untuk itu diperlukan suatu sistem pemindah (locomotion system). Terdapat banyak variasi sistem pemindah, namun pada pada dasarnya semua menggunakan salah satu dari roda, rantai (track), atau kaki dengan jumlah kaki 2, 4, ataupun 6. Robot dengan dua kaki disebut sebagai biped. Robot industri pada umumnya hanya berupa lengan robot yang bersifat statis sehingga tidak memerlukan sistem pemindah ini.
Untuk memanipulasi obyek lain digunakan manipulator. Proses manipulasi ini dapat berupa pengangkatan, pemindahan, atau pengubahan orientasi dari suatu obyek. Untuk robot industri menipulasi berarti pelaksanaan tugas spesifik menggunakan peralatan khusus, misalnya pengelasan, pengecatan, penanganan material, perakitan, inspeksi, dan lain-lain. Ujung dari manipulator tempat terdapat peralatan secara umum disebut sebagai end-effector atau jika digunakan sebagai pencekam/pemegang secara khusus disebut gripper.
Rangka adalah tempat/wadah dari seluruh komponen robot terpasang. Bermacam-macam material dapat digunakan sebagai rangka, di antaranya plastik, kayu, ataupun logam.
Selain komponen berupa perangkat keras, robot juga memerlukan perangkat lunak berupa program. Bahasa pemrograman yang dipergunakan bermacam-macam dari bahasa pemrograman tingkat menengah (assembly), bahasa pemrograman tingkat tinggi (Basic, C, Java), hingga bahasa pemrograman visual (misalnya Microsoft Robotics, Robotic Invention System dari Lego, dan GUI-bot dari Parallax).

Dari Mana Memulainya?

Robot adalah suatu benda yang selalu menimbulkan kekaguman bagi yang melihatnya karena diasosiasikan dengan teknologi yang canggih. Namun orang jarang yang berusaha memahami sebetulnya apa saja yang ada dalam suatu robot, bagaimana prinsip kerjanya, dan lebih sedikit lagi yang ingin membangun serta mengendalikan suatu robot.
Untuk dapat membangun suatu robot diperlukan dasar-dasar pengetahuan dari tiga bidang, yaitu mekanika, elektronika, dan pemrograman. Integrasi dari ketiga bidang ini saat ini telah melebur menjadi suatu bidang baru yang dikenal sebagai mekatronika.
Sebelum dapat membuat suatu robot yang dapat melakukan hal-hal yang rumit, maka lebih mudah tentunya untuk mempelajari dan membangun suatu robot yang hanya dapat mengerjakan suatu tugas sederhana. Alih-alih membayangkan robot berbentuk manusia (humanoid), lebih baik mencoba membangun robot sederhana, contohnya platform beroda yang dapat melewati rintangan ataupun dapat mengikuti garis. Dengan memulai dari yang sederhana selain lebih mudah untuk dipelajari, perangkat yang diperlukan juga lebih mudah untuk diperoleh dan lebih murah biayanya.
Saat ini telah banyak alat bantu untuk semua orang yang berminat robot. Anda bisa membangun robot dari nol, mulai dari mendesain, membuat rangka, memasang sensor, motor listrik yang kemudian dirangkaikan dengan kontroler hingga memprogramnya. Anda juga dapat menggunakan kit robot yang ada di pasaran dengan berbagai macam kelengkapan dan kisaran rentang harga.
Contoh kit robot yang paling terkenal adalah Boe-Bot dari Parallax, dan Lego Mindstorm. Selain itu juga terdapat beberapa produk dari produsen lain seperti Fischer Technik, Lynx, Microbric dan Delta Electronics. Kit robot tersebut ada yang berupa mobile robot, robot berkaki, lengan robot, hingga kit robot kompetisi.
Selain kedua cara di atas, anda dapat juga membangun robot dari modifikasi, misalnya mainan ataupun peranti lain. Mainan yang mudah dan relatif murah untuk diperoleh, seperti mobil tamiya atau Remote Control (mobil, kapal, helikopter), dapat digunakan sebagai platform robot, untuk kemudian dimodifikasi sesuai kebutuhan. Pilihan manapun yang anda pilih, yang terpenting adalah disesuaikan dengan ketrampilan dan dana yang anda punya tentunya.
Keterampilan apa saja yang diperlukan seseorang untuk memulai membuat robot? Telah disebutkan bahwa suatu robot tersusun atas komponen mekanika, elektronika, dan pemrograman, namun untuk mulai seseorang tidaklah harus sudah menjadi ahli di ketiga bidang tersebut.
Ketrampilan dasar elektronika yang perlu anda pelajari antara lain kemampuan membaca diagram rangkaian elektronik dan data sheet komponen yang diperlukan serta tahu fungsi komponen dasar elektronika seperti resistor, kapasitor, dioda, dan transistor. Dimulai dengan membuat rangkaian sederhana dengan jumlah komponen sedikit, anda kemudian dapat melakukan troubleshoot rangkaian, membuat rangkaian dan memodifikasi rangkaian yang telah ada sesuai dengan kebutuhan.
Walaupun terdapat berbagai macam kontroler dan bahasa pemrograman, anda cukup dapat menyusun program secara mahir menggunakan bahasa pemrograman. Kontroler yang banyak dipergunakan pada robot adalah mikrokontroler selain juga PC. Tidak seperti di masa lalu saat mikrokontroler hanya dapat diprogram menggunakan bahasa Assembly, saat ini telah terdapat banyak kompiler menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Selain bahasa Basic dan C, saat ini juga terdapat bahasa visual untuk memprogram mikrokontroler.
Untuk membangun robot tidak lupa diperlukan latar belakang pengetahuan mekanika. Pengetahuan mengenai roda gigi, puli, sabuk, bantalan, sambungan material, serta hubungan antara kecepatan, gaya dan torsi hanyalah sebagian pengetahuan yang perlu dipunyai. Tambahan kemampuan yang sangat berharga dalam membangun robot adalah ketrampilan mengoperasikan mesin perkakas, seperti gergaji, mesin bor, bubut dan frais.
Di luar ketrampilan dasar yang telah disebutkan, anda harus punya dua ketrampilan penting yang tidak dapat dipelajari dari buku, yaitu kesabaran dan kemauan untuk belajar. Kedua hal ini diperlukan karena dalam membangun robot hampir tidak pernah robot yang dibuat langsung dapat beroperasi seperti yang diharapkan. Selalu diperlukan kalibrasi, penyesuaian-penyesuaian dan perbaikan supaya robot dapat beroperasi secara sempurna. Namun justru karena adanya masalah dan hambatan tersebut ketrampilan dan pengetahuan anda menjadi semakin bertambah.
Ditulis oleh : Zull-07/10

mesin robot

mesin robot
komponen - komponen IC

Jumat, 25 Maret 2011

ROBOT EXPLORER HEXAPOD (ROBOT GUA NIH) Ahaiiiiiiiiiii

                                                

Pendahuluan
Pada proyek robot kali ini, penulis memaparkan cara membuat robot berkaki 6 (hexapod) menggunakan 3 buah sensor, yaitu 1 sensor  jarak SRF04 (Sonar Range Finder) dan 2 bh  Sharp GP2D12.  Dijamin dechhh penasaran dan  menarik untuk dicoba J.


Blok Rangkaian
Robot ini bergerak berdasarkan informasi dari ketiga sensor jarak.  Robot ini diharapkan dapat melakukan “eksplorasi” ke daerah yang dilaluinya, untuk memberikan informasi ke “pemiliknya” menggunakan kamera wireless misalnya, oleh karena itu robot ini dinamakan Explorer Hexapod.  Gambar di bawah ini menampilkan blok rangkaian yang akan dibuat:


 





                                                       Gambar 1.  Blok rangkaian robot Explorer Hexapod

Bahan –bahan
Berikut ini ialah bahan – bahan yang diperlukan, yang paling penting tentunya ialah kerangka dari kaki hexapod ini, yang dapat Anda buat sendiri atau membeli kit yang sudah jadi :
1.       2 buah servo motor HS311
2.       Body dan kaki hexapod
(Dapat membeli kit kaki hexapod lengkap dengan 2 bh servo HS311)
3.       Min. System  ATmega 8535, ATmega16 atau Atmega32
4.       Driver Motor DC 293D/ deKits SPC DC Motor
5.       1 sensor jarak  ultrasonic SRF 04 (jarak 3cm-3m)
6.       2 sensor jarak infrared SharpGP2D12(10cm -80cm)
7.       Tempat baterai 9V 2bh
Berikut ini ialah konstruksi dari kaki hexapod standar, yang digerakkan dari putaran motor servo continuous.  Servo ini dikendalikan dari port B.0-3  melalui Driver motor  yaitu kit DC motor Driver menggunakan IC L293D (dapat menggunakan juga kit dekits SPC DC Motor)  atau jika ingin lebih kuat lagi menggunakan IC H bridge  L298. Perlu diingat, kaki servo ini ada 3 pin, cukup gunakan 2 kaki yang menggerakan motor DC di dalam servo tersebut saja.


 





                            
                                                                      Gambar 2.  Susunan  sisi  kaki hexapod
Servo HS311 merupakan servo dengan torsi yang cukup besar untuk menggerakkan robot dengan beban maksimal 1.5kg.

Cara kerja
Pertama, kita lihat dulu bagian sensor.  Sensor SRF04 digunakan untuk mengetahui jarak depan robot, apakah ada penghalang atau tidak, yang mampu mendeteksi jarak dari 3cm hingga  3 meter. Sensor ini bekerja berdasarkan prinsip gelombang ultrasonic. Pencari jarak ini bekerja dengan cara memancarkan pulsa suara dengan kecepatan suara (0.9 ft/milidetik) berfrekwensi 40 KHz.  Keluaran sensor ini dihubungkan ke Port C.0 dan Port C.1, dan dengan nilai trigger input sebesar 10 uS pada pulsa TTL.   Alasan mengapa digunakan sensor ini, ialah karena sensor  jarak ini paling banyak digunakan pada Kontes Robot Cerdas di Indonesia, sehingga pembaca pemula menjadi familiar. Anda dapat menambah sensor ini hingga 4 buah untuk digunakan pada  sisi kanan, kiri dan belakang robot biar lebih akurat.
                                                                      
                                                Gambar 3.  Susunan kaki SRF04

Sedangkan 2 sensor infrared GP2D12 di sisi samping kanan dan kiri dapat mengukur jarak sejauh 10cm-  80cm dengan output analog, sehingga dapat langsung dihubungkan ke port A.0 dan port A.1  dari mikrokontroler AVR tersebut.  Karakteristik dari sensor ini tidak linear, oleh karena itu idealnya perlu digunakan look up table untuk mengolah raw data dari sensor tersebut.
Hasil pembacaan sensor-sensor jarak ini diolah oleh mikrokontroler, untuk memutuskan gerakan yang akan dilakukan apakah maju, mundur atau belok. Dengan memutarnya servo, menyebabkan bagian kaki yang terhubung ke servo  bergerak bergantian sehingga robot dapat berjalan.  

Explorer.bas:
‘Program Demo Robot Explorer Hexapod
‘By Mr. Widodo Budiharto
‘Univ. de Bourgogne 2007
‘deklarasi fungsi dan variabel
Declare Sub Initialize_ultrasonic()
Declare Function Ultrasonic_depan() As Integer
Dim Jarakdepan As Integer
Dim Jaraksampingkanan As Word
Dim Jaraksampingkiri As Word
Dim W As Word
Config Portb = Output
Config Portd = Input
Config Portc = Output
Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Avcc   'konfigurasi ADC
Start Adc
Call Initialize_ultrasonic ‘panggil fungsi
Do
‘baca SRF04 untuk jarak depan
…
Print "jarak sampingkiri" ; Jaraksampingkiri
‘Demo jika ada halangan, maka belok kiri
 If Jarakdepan > 40 Then
   Portb = 8                                   'maju
Wait 2 ‘delay
Else if jarak depan <40 and jaraksampingkanan >150 then
    Portb = 0     'belok kiri 
    Wait 2
End If
Loop
End
Function Ultrasonic_depan() As Integer
    …                                             ' set initial state pin trigger
    …                                  ' buat pulsa  5us @ 4 MHz
    …                 ' ukur return pulse
End Function
Sub Initialize_ultrasonic ‘inisialisasi  sensor ultrasonik
  …
End Sub

Gambar berikut merupakan hasil yang sudah jadi yang dapat berjalan dengan cukup cepat dan kuat karena menggunakan servo torsi tinggi dari Hitec.

                   
               A.                                                        B.
                      Gambar 4. Robot in action a). Tampak samping     b). Tampak depan

Pengembangan Selanjutnya
Untuk keperluan riset atau hobi, Anda dapat menambahkan kemampuan Artificial Intelligent menggunakan Fuzzy Logic, Algoritma Genetic atau Neural Network, agar robot ini menjadi robot yang cerdas.  Silahkan baca artikel selanjutnya mengenai Neural Network  di majalah kesayangan Anda ini. 
Daftar Pustaka:
1.       www.atmel.com
2.       www.acroname.com
3.       www.hitec.com
4.       Delta Hexapod robot
5.       Situs-situs dan buku pendukung lainnya.

Minggu, 20 Maret 2011

LAYOUT

Printed Circuit Board 
 
LAYOUT




Sekarang kita akan membahas tahapan-tahapan pembuatan PCB secara lebih mendalam. Sebagai sebuah contoh, kita menggunakan rangkaian monostabil 7555 yang sama dengan yang dipakai sebagai sebagai ilustrasi tehnikstripboard.
Langkah pertamanya adalah merencanakan layout rangkaian di atas sebuah kertas kotak-kotak. Komponen-komponen rangkaian harus ditata sejajar dengan tepian-tepian papan rangkaian. Susunlah komponen-komponen sedemikian rupa sehingga kedudukannya tidak saling berjauhan antara satu sama lainnya, namun tidak juga terlalu berdekatan sehingga sulit untuk dijangkau oleh tangan kita. Anda harus mengetahui secara pasti berapa jarak di antara kaki-kaki komponen atau pin-pin IC. Apabila anda merasa kurang pasti, ukurlah jarak tersebut dan catatlah hasilnya untuk dijadikan rujukan.
Pada sebuah PCB yang direncanakan dengan baik, kita akan menjumpai kawat-kawat sambungan yang relatif sedikit jumlahnya. Hal ini dikarenakan resistor-reesistor dan beberapa jenis komponen lainnya dapat dijadikan ‘jembatan’ untuk ‘menyebrangi’ sebuah jalur, ketika persilangan antara dua buaah jalur dubutuhkan. Demikian pula, sangatlah mungkin ubtuk membuat sebuah jalur rangkaian melewati bagian bawah IC (tentunya sangat berhati-hati !), di antara pin-pinnya.
Mask Gambar Tangan
Gambar sketsa untuk rangkaian di atas pada sebuah kertas biasa. Sketsa ini tidak perlu dibuat dengan ukuran yang sebenarnya (skala penuh). Sketsa hanya memperlihatkan posisi komponen-komponendi dalam rangkaian, sebagaimana terlihat dari arah atas papan. Akan sangat membantu Anda di kemudian waktu, apabila Anda membuatnya semirip mungkin dengan sebuah diagram rangkaian. Pindahkan sketsa tersebut ke selembar kertas transparan (kalkir,misalnya). Pada kertas transparan tersebut, gambarkan titik tebal untuk memperlihatkan posisi kaki-kaki seluruh komponen. Titik-titik tebal ini akan dicetak sebagai pad-pad pada papan PCB yang telah jadi. Gambarkan garis-garis untuk menghubungkan pad-pad tersebut. Garis-garis ini adalah jalur-jalur tembaga pada PCB.
Potonglah papan rangkaian hingga Anda dapat ukuran yang sesuai, dengan menggunakan gergaji besi. Haluskan tepiannya dengan sebuah kikir.
Bersihkan sebuah papan dengan jalan menggosoknya dengan amplas, atau dengan menggunakan sebuah cairan pembersih. Basahkan papan dengan cairan tersebut sehingga noda-noda kotoran melarut, dan keringkanlah dengan menggunakan kertas tissue. Usahakan agar kita tidak menyentuh lapisan tembaga pada papan, hingga proses pengikisan dilaksanakan.
Baliklah kertas transparan yang berisi sketsa mask. Kertas tersebut sekarang memperlhatkan pola-pola jalur rangkaian sebagaimana terlihat apabila Anda memandangnya dari arah bawah papan PCB. Gunakan pola-pola jalur ini sebagai panduan untuk menggambar mask pada lapisan tembaga papan, menggunakan sebuah pena resist. Ketika Anda mengambar mask ini, letakkan komponen yang sedang dikerjakan di atas papan. Untuk membantu Anda mengukur jarak antara pad-pad bagi komponen tersebut.
Setelah Anda selesai memindahkan mask ke lapisan tembaga papan, periksa kembali hasil kerja Anda secara sangat seksama. Apabila pengikisan telah dilakukan, akan sangat sulit untuk memperbaikikesalahan yang terjadi.
Pada rangkaian ini sekarang telah siap unutk proses pengikisan.

Cara Kerja Sensor


SECURITY-INTELLIGENCE-ALARM-SYSTEM



Sensor gerak dan sensor magnet mendeteksi pencuri, alarm akan membunyikan sirine dan juga akan menghubungi 5 nomor telepon yang sudah di simpan di unit utama.

Pengaktifan alarm ini selain melalui remote control juga bisa dilakukan dengan HP. Hal yang dapat di lakukan melalui HP:
1. Mengaktifkan sistem alarm
2. Menonaktifkan sistem alarm
3. Men-trigger (membunyikan) sirine
4. Mendengarkan suara di dalam lokasi


CARA KERJA SETIAP ALAT:

MAGNETIC DOOR CONTACT (SENSOR PINTU / JENDELA):
SISTEM-ALARM-RUMAH    JUAL-ALARM-RUMAH
Sensor ini dipasang di pintu ataupun jendela, cara kerja alat ini adalah apabila pintu atau jendela membuka, maka sistem alarm akan berbunyi.
Sensor ini bekerja dengan tenaga baterai, dan setiap 6 bulan sekali diganti.Harga baterai hanya Rp.4000 dan dapat ditemukan di setiap toko cuci cetak film, karena sebenarnya baterai sensor ini sama dengan baterai remote, dengan tipe 23 A
Sensor ini tanpa kabel, sehingga pemasangannya sangat mudah dan fleksibel.
Pemasangan hanya menggunakan super double tape yang telah disediakan, apabila diperlukan ditambahkan sekrup

SONAR INFRARED MOTION CENSOR (SENSOR GERAK):
KEAMANAN
Sensor ini akan mendeteksi pergerakan suhu tubuh manusia, sedangkan kucing, anjing, dan benda lain tidak akan dideteksi. Sensor ini dilengkapi dengan sonar.

Cukup memasang 1 sensor ini untuk 1 ruangan besar (8 x 6 meter).

Daya jangkau sensor:
- 8 meter dari sensor dengan sudut kiri kanan 135 derajat dan sudut atas bawah (vertikal) 45 derajat

Jarak wireless sensor ini dari unti utama = 500 meter
Sensor ini bekerja dengan tenaga baterai kotak 9 volt, dan setiap 6 bulan sekali diganti.
Bahkan sensor ini dapat diletakkan di dalam mobil yang diparkir di luar rumah, sehingga saat ada pencuri membuka mobil, sirine di rumah akan berbunyi dan menghubungi telpon anda.

Sensor ini tanpa kabel, sehingga pemasangannya sangat mudah dan fleksibel.
 
UNIT UTAMA:
WIRELESS-ALARM
Alat ini dapat menyimpan 5 nomor telepon yang akan dihubungi saat terjadi pencurian. Pada saat terjadi pencurian kita dapat mengetahui melalui telp:
- pintu atau jendela mana yang dimasuki oleh pencuri
- kita bisa mendengar suara di dalam rumah tersebut karena ada mic di unit utamanya, sehingga kita dapat memastikan bahwa ada gangguan di rumah/kantor kita
- kita dapat mengaktifkan dan mematikan alarm lewat HP kita

Saat line telpon rumah anda diputus pencuri, maka sirine akan langsung berbunyi.
Saat power lost (listrik padam), baterai back up akan menggantikan supply daya alarm ini
Di alat ini terdapat : alat perekam, mic, baterai back up
Melalui HP kita dapat mematikan dan mengaktifkan alarm
Cara:
1. Hubungi nomor yang dihubungkan ke alarm
2. Masukkan password
3. Tekan tombol 3 di hp untuk mengaktifkan alarm dan 5 untuk menonaktifkan

REMOTE:
ALARM-TANPA-KABEL
Setiap paket pembelian mendapatkan 2 buah remote yang berfungsi untuk mematikan dan menyalakan alarm.
Di remote ini terdapat "emergency call" yang berfungsi untuk menghubungi pemilik alarm tanpa membunyikan sirine pada saat dalam keadaan bahaya.
Saat tombol ini ditekan, maka pemilik alarm dapat mendengar segala suara yang terdapat dilokasi
Contoh pemakaian:
1. Pada perampok menghunuskan senjata ke kasir, kasir menekan tombol "emergency call", sehingga pemilik toko dapat mendengar suara perampokan di toko nya
2. Apabila remote ini dibawa oleh orang tua, maka saat orang tua jatuh, dapat menekan tombol "emergency call", sehingga pemilik toko dapat mendengar suara teriakan minta pertolongan dari orang tua tersebut
SIRINE :
ALARM-PABRIK
SIRINE ini berkekuatan 150 DB dan dapat terdengar dalam radius 1000 M.
BATERAI BACK UP:
ALAT-PEREKAM
Baterai ini akan menggantikan supply listrik apabila terjadi pemadaman listrik.
PEMASANGAN:
Pemasangan sistem alarm ini sangat mudah, karena tidak terdapat kabel, hanya menghubungkan main unit dengan listrik dan line telkom.
Keseluruhan proses pemasangan = 1 jam
Garansi main unit 1 tahun
 

TAMBAHAN ALAT (APABILA TIDAK MEMPUNYAI FIXED LINE TELKOM)

GSM MODULATOR
SENSOR-PINTU    SENSOR-BAYANGAN
Apabila tidak ada line telpon dapat menggunakan GSM modulator
Alat ini membantu alarm dapat berfungsi dengan GSM sim card.

Harga GSM Modulator: Rp.2.000.000,00